Kisah perjalanan
Forever Ago · panduan
Forever Ago adalah petualangan perjalanan darat pemain tunggal buatan Third Shift, diterbitkan oleh Annapurna Interactive.

Kreator di balik perjalanan
Forever Ago dikembangkan oleh Third Shift dan diterbitkan oleh Annapurna Interactive. Kamu bermain sebagai Alfred. Setelah mengalami peristiwa tragis, ia melakukan perjalanan darat ke utara untuk mencari penebusan dalam petualangan pemain tunggal. Studio ini beranggotakan Kai Brueckers dan Fabian Denter, dan Forever Ago adalah game perdana mereka.
Audrey adalah kekasih Alfred. Kamu menjalani kisah cinta seumur hidup dengannya, cinta yang melampaui waktu. Orang-orang yang ditemuinya memiliki cerita, keyakinan, dan pergulatan masing-masing, dengan suara dari aktor ternama. Clark Aboud menggubah musik orisinalnya setelah sebelumnya mengerjakan Slay the Spire dan Kind Words.
Forever Ago dirilis pada 8 October 2026. Game perdana ini sudah tersedia, disertai diskon peluncuran untuk waktu terbatas. Kisah yang dirilis mengajak Alfred menyusuri kenangan di Pacific Northwest. Situs resminya masih menampilkan Rilis October 8, 2026.
Di PC, Forever Ago tersedia di Windows. Harganya 2,300 yen, didiskon menjadi 2,070 yen; harga dalam yen ini tidak berlaku di semua wilayah. Di Nintendo Switch 2, harga AS adalah 17 dolar dan 99 sen, dengan SKU 7100116556. Di Xbox, game ini berperingkat ESRB Remaja, bertanggal 8 October 2026, dan bisa dimainkan dengan langganan Game Pass AS. Di PlayStation, game ini masih tercatat sebagai konsep 10018129, bukan versi yang bisa dibeli.
Aktivitas pemain
Kamu bepergian, memotret, bertemu orang, dan menjalin pertemanan. Jalannya membentang dari jalur hutan yang tenang hingga tanah tandus berdebu di bawah terik gurun. Kamu bisa memeriksa dan berinteraksi dengan benda untuk mengenal suatu tempat beserta penghuninya. Kamera instan Alfred menyimpan kenangan sekaligus membantu memecahkan teka-teki lingkungan sederhana.
Bahasa Inggris dilengkapi sulih suara penuh. Bahasa Prancis, Italia, Jerman, Spanyol, Jepang, Tionghoa, Korea, Polandia, Portugis Brasil, dan Rusia juga didukung. Deskripsi tertulis tersedia dalam bahasa Turki dan Ukraina, tetapi keduanya tidak didukung di dalam game.
Forever Ago adalah game petualangan indie untuk pemain tunggal. Fiturnya mencakup pencapaian, dukungan penuh kontroler, Steam Cloud, dan Berbagi Keluarga. Opsi kenyamanan mencakup pengaturan kenyamanan kamera, kontrol volume khusus, bermain tanpa input berbatas waktu, subtitel, stereo, dan suara surround. Kontroler DualShock maupun DualSense dapat digunakan. Batas usianya 0. DEJUS Brasil memberi peringkat 12, dan peringkat Jerman juga 12.
Ada 29 pencapaian. Enam di antaranya adalah penanda cerita bernomor, dari Sebelum Aku Melupakan Diriku dengan 65 persen hingga Hidup Tak Bisa Direncanakan dengan 15.2 persen. Tujuh lainnya adalah target kamera: menemukan satu vignette, menemukan semuanya, mengambil 25 foto, mengambil 50 foto, beristirahat di setiap tempat, serta dua pencapaian swafoto tanpa petunjuk publik. Sisanya terkait aktivitas sepanjang jalan, masing-masing dengan persentase perolehan global. Apalah Arti Nama, dengan 18.6 persen, adalah pencapaian cerita tambahan tentang Doggo dan bukan bagian dari enam penanda tersebut.
Saat peluncuran, game ini dipasangkan dengan Outbound, game santai tentang kehidupan di van, dalam bundel Forever Ago x Outbound. Ada dua trailer terkait rilis: trailer peluncuran dan trailer yang menetapkan tanggal 8 October 2026. Riwayat publik perjalanan ini dimulai pada 19 April 2020 hingga hari peluncuran tersebut.
Premis yang sama membawa Alfred ke utara setelah peristiwa tragis, mencari penebusan melalui jalur hutan dan tanah gurun tandus berdebu. Selain memeriksa benda dan memotret dengan kamera instan, kamu juga bertemu orang dan menjalin pertemanan. Kisah perjalanan ini mengangkat mimpi yang kandas, kehilangan, dan penyesalan, sekaligus keberanian, harapan, dan persahabatan sejati.
Ilustrasi utama menampilkan van oranye-putih berpelat 4VR AGO, api unggun, anjing tidur, dan pegunungan pinus saat senja, dengan Alfred berbaju merah di pintu yang terbuka. Adegan lain memperlihatkan ia berkendara di antara semak gurun dengan kaktus di dasbor, berjalan menuju pintu pucat melewati bunga merah, serta membidik tanaman rambat berbunga merah di hutan biru. Gambar-gambar itu adalah momen perjalanan, bukan ikon pencapaian.
Cuplikan perjalanan


